"Seandainya di depan mataku ini ada tembok berwarna putih, lalu Muhammad mengatakan bahwa tembok itu berwarna hitam, maka aku akan bohongkan mataku, dan akan kukatakan bahwa tembok itu berwarna hitam!". (perkataan Abu Bakar radhiallahu anhu, dinukil dari ceramah sejarah Nabi, oleh Khalid Basalamah)

25 April 2009

Uang Palsu Merajalela

Sudah seminggu ini saya seringkali dihadapkan pada kasus tentang uang palsu (bueeehhh, emangnya detektif?! ^_^). Pertama di Bumikomp, Bang Iwan sang pemilik usaha jual-beli dan service komputer tersohor di Kendal itu sempat "kecolongan" dapet setoran uang satu bendel 50 ribuan yang di dalamnya terselip 1 lembar 50 ribu rupiah palsu. Ironisnya yang menyetorkan bendelan uang itu ternyata orang Bank (cuman nggak inget dari Bank apaan). Secara garis besar (material) wujud cetakannya sama dengan uang asli, bahkan cetakan yang kasar, bahan kertasnya, tanda air (gambar wajah pahlawan), serta garis emasnyapun benar-benar menyerupai uang asli saat di sorot pada lampu ultra violet. Tapi kalo dicermati dengan seksama ternyata ada beberapa hal kecil yang ternyata masih berbeda dengan uang asli.

Kedua kalinya adalah saat beli lampu neon di sebuah kios di Kendal. Iseng-iseng ngobrol sama penjualnya membahas tentang uang palsu yang menimpa Bang Iwan. Ternyata si Bapak penjual ini juga mengalami hal yang sama. Pernah dapat satu lembar 50 ribuan palsu dari seorang pembeli yang kemiripannya dengan uang asli benar-benar luar biasa, nyaris 90%!!! Dan yang lebih gila lagi, setelah dia lacak pembelinya ternyata orang Bank juga!

Kemajuan teknologi memang bisa dimanfaatkan orang-orang jahat yang cerdas (atau orang-orang cerdas yang jahat?!). Bukan hanya sekedar warna dan hasil cetakan yang dipalsukan bahkan bahan kertas dan ciri-ciri otentik lainnya pun mulai bisa dipalsukan.

Pertanyaannya, kalo seluruh ciri-ciri uang asli sudah bisa dipalsukan dengan benar-benar sempurna, trus apa bedanya uang asli dan uang palsu?!?! Jadi apa Republik ini nantinya Ya Alloh...?!

Pesan buat readers... agar lebih berhati-hati bila sedang melakukan transaksi yang melibatkan uang cash. Karena bila bertransaksi di Bank dan ketahuan ada uang palsunya akan langsung digunting / disobek tanpa diganti (sakit nggak tuh, susah payah dapatnya, eh ternyata palsu -_-).

3 komentar:

masjaliteng mengatakan...

kalo ketahuan digunting tapi dari bank ada yg palsu juga, bagaimana ini?

Ardhianto Adhi Nugroho mengatakan...

Ironis nggak tuh?! Bank emang mo enaknya doank!

epzahq mengatakan...

"hi care to x link, your link all ready add in my blog... pleze link back me. thank you!!!"