"Seandainya di depan mataku ini ada tembok berwarna putih, lalu Muhammad mengatakan bahwa tembok itu berwarna hitam, maka aku akan bohongkan mataku, dan akan kukatakan bahwa tembok itu berwarna hitam!". (perkataan Abu Bakar radhiallahu anhu, dinukil dari ceramah sejarah Nabi, oleh Khalid Basalamah)

10 Maret 2009

Sayangi sel tubuhmu...

Sedikit menyinggung masalah Personal branding... loh kok bisa?! Metode tidur 5 jam sehari yang diterapkan oleh seorang pakar IT sekelas Romi Satria Wahono dilihat dari sudut pandang kesehatan ternyata ada sisi positifnya, walaupun ada juga yang oleh beberapa orang dianggap berdampak negatif, yaitu kegemukan ^_^ (bener! nggak becanda!). Sebelumnya coba simak artikel dari blog tetangga berikut...

Dokter Li Feng di Taiwan University Hospital pernah mengidap kanker limpa. Orang yang menderita penyakit yang sama dengan dirinya, ada yang sudah koma, bahkan ada yang sudah meninggal, tapi beliau justru masih hidup dengan sehat. Inilah rahasianya...

Orang-orang yang suka bergadang di kota besar umumnya baru mulai tidur jam 2 atau 3 pagi, Dokter Li Feng justru sudah bangun. Terlebih dulu meminum segelas air putih, lalu mulai bermeditasi dan berolahraga. Setelah makan semangkok bubur 5 jenis padi-padian, jam 7 pagi ia berangkat kerja. Setiap malam jam 8 di saat orang kantoran masih sibuk lembur, Dokter Li Feng sudah mulai bermeditasi, dan jam 9 malam waktunya beliau tidur. Makanannya sangat sederhana dan hambar, siang hari makan sayur dan nasi yang dimasak sendiri, makan malam hanya mengkonsumsi sebanyak 1/2 atau 1/3 porsi di siang hari, makanannya sehari - hari adalah sayur - sayuran ditambah dengan padi-padian.

Sulit dibayangkan bahwa 30 tahun yang lalu Dokter Li pernah mengidap kanker limpa, para dokter kanker yang dulu mengobatinya bahkan ada yang telah meninggal dunia, sedangkan Dokter Li bahkan masih hidup sehat hingga saat ini. Jika ditanya mengapa, jawaban yang tepat adalah :


Selama 30 tahun ini, dalam pekerjaannya, Dokter Li melihat hidup mati dan tumbuh kembang sel tubuh manusia lewat mikroskop. Beliau berkata, pada saat orang bahagia, sel tubuh akan semakin sempurna dan bulat, seperti anak muda usia 18 tahun; tetapi saat kita sedang marah, sel tubuh akan berubah seperti orang usia 80 tahun, keriput dan menyusut. Sel tubuh yang sehat dengan sel tubuh yang sakit sama sekali berlainan, “sel kanker bentuknya tidak beraturan”. Beliau berkata, semakin memahami sel tubuh, semakin dirinya merasa malu karena dulunya pernah memperlakukan sel tubuh dengan tidak baik, hingga akhirnya beliau belajar untuk “menghargai sel tubuh”, tubuhnya baru perlahan - lahan membaik. Karena telah hidup bersama dengan sel kanker selama 30 tahun, banyak orang yang datang kepadanya untuk bertukar pengalaman.

Yang dimaksud dengan “menciptakan lingkungan yang baik untuk sel tubuh” sesungguhnya adalah hal yang sudah sering dibicarakan banyak orang, yakni : Siklus hidup yang teratur, makan makanan yang bergizi, serta berolah raga.

Mengapa setiap hari pukul 11 malam kita diharuskan untuk tidur? Sebab pukul 11 malam hingga pukul 3 dinihari adalah waktu bekerjanya sistem peredaran darah di hati untuk membuang racun. Dalam keadaan tidur tersebut, tubuh terbaring sempurna, hati akan gepeng merata, sehingga akan dipenuhi dengan darah. Pada waktu itu, hati akan membesar hingga 2-3 kali ukuran di saat normal. Jika di malam hari pukul 11 masih tetap duduk atau berdiri, beliau mengatakan, “maka hati akan seperti hati ternak yang dijual di pasar, tidak mengandung cukup darah.”

Contoh lain : Paru-paru. Paru-paru dapat menampung oksigen sebanyak 6.000 mili kubik udara, namun pada saat duduk di kursi, setiap kali bernafas oksigen yang masuk hanya 1/2 liter saja, berarti cuma seperduabelas kapasitas paru-paru yang terpakai. Manusia masa kini setiap hari hidup dengan duduk di kantor, naik kendaraan, naik lift, dengan kapasitas bernafas hanya sekitar 500 mili-1 liter saja, sisa kapasitas paru-paru yang ada hanya sebagai cadangan saja. Li Feng berkata, “Ibarat seseorang yang memiliki 12 buah ruangan di rumahnya, tapi karena setiap hari sibuk dengan pekerjaan di luar rumah, begitu pulang ke rumah, yang digunakan hanya satu ruangan saja yaitu ruang tidur.” Jika hendak memanfaatkan setiap rongga di dalam paru-paru, satu-satunya cara adalah berolah raga. Sebab di saat olahraga keras otot-otot tubuh akan menghabiskan jauh lebih banyak oksigen dari pada kemampuan suplai oksigen yang dimiliki paru-paru, kecepatan bernafas setiap menit akan bertambah 1 kali lipat, dan setiap kali menarik nafas udara yang tersedot ke dalam paru-paru akan bertambah 5 kali lipat, selain itu bernafas dalam-dalam juga dapat menyebabkan udara memenuhi setiap rongga paru-paru yang biasanya tidak pernah terisi udara. [Itulah kenapa minggu-minggu ini lagi mo lanjutin lagi rutinitas fitness yang dulu pernah terhenti, oh-ya disini saya tidak akan menyinggung tentang rokok, karena sudah tertulis bahaya dan efek negatif rokok di bungkusnya ^_^]

Bagaimana...? Tertarik mencoba untuk lebih menghargai sel tubuh anda sendiri? Makanya jangan salah sangka dulu dengan istilah Kurangi tidur yang sempat saya posting di blog ini... Tidur mulai jam 9 atau 10 malam, lalu bangun jam 3 pagi, lakukan peregangan otot (mirip dengan pemanasan kalo mo badminton atau sepakbola). Minum air putih secukupnya, lalu mulai deh.. NGE-BLOG... hweheheheh... ^_^ searching apapun yang bermanfaat, download apapun yang bermanfaat, baca artikel apapun yang bermanfaat, serap ilmu sebanyak mungkin karena waktu yang tersedia terbatas hanya sampai Shubuh. Sedangkan dampak negatif yang oleh beberapa orang dihindari, justru buat saya malah bermanfaat (soalnya lagi memprogram nambah bobot ^_^), karena bangun di pagi buta bikin perut jadi mudah laper... Selamat Makan!

4 komentar:

Madu Nektar mengatakan...

wha .... gawat jg ya mpe jam 12 masih blm tidur ... he he he, ..

Ardhianto Adhi Nugroho mengatakan...

he-em... padahal dulu sering begadang... hik-hik... sekarang mo tobat, nggak begadang lagi.

masjaliteng mengatakan...

Kalo pagi buta lapar trus nggak ada maem gimana? Biasa sarapan di kantor kok..he3x

Ardhianto Adhi Nugroho mengatakan...

Bagaimanapun semua akan kembali lagi pada niat kan?! kalo memang lagi niat pingin kurus ya kurangi waktu dan porsi makan... ^_^

Atau kalo pingin bisa lupa sama "lapar" ngeblog aja terus sampe shubuh, abis shubuhan kan sekarang banyak yg jualan "sabu" keliling?! (sarapan bubur)